Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts

Wednesday, January 26, 2011

TANDA-TANDA KELEMAHAN JIWA


PERNAHKAH kita boros berbelanja hingga kita berbelanja hebat sedangkan sebahagian besar yang kita beli adalah perkara-perkara yang sebenarnya kita tak perlukan? Atau mungkin kita dikuasai amarah hingga kita melupakan persahabatan dan persaudaraan lalu segalanya kita korbankan agar hati kita merasa puas? Pernahkan kita sibuk dalam perkara-perkara yang kurang utama hingga berjam-jam masa kita terbuang begitu sahaja? Pernahkan kita dilanda kekecewaan hingga jiwa kita murung dan hilang keazaman lalu kita biarkan masa berlalu meninggalkan kita bersama kesedihan dan luka-luka pada jiwa? Atau pernahkah kita terlalu gembira hingga kita lupakan batasan-batasan yang akan mengekalkan kewibawaan kita?

Tentunya kita berhak untuk berbelanja setelah bertungkus lumus mengumpul kekayaan. Tentunya kita berhak untuk marah dan kecewa apatah lagi gembira sepuas-puasnya. Tetapi ingat, apabila Allah tiada lagi dijiwa kita dan nilai iman tidak lagi menjadi neraca utama dalam diri kita maka kita sebenarnya sudah menjadi tunggangan nafsu.

Tuesday, January 25, 2011

YA, HANYA SEHARI SAHAJA ...


BILA KITA INGIN BERMULA?


Thursday, January 20, 2011

JANGANLAH BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH


Wednesday, January 12, 2011

DIANTARA ROTI DAN BARA API?

TENTU kita percaya bahwa memberi kail, jauh lebih mendidik dibandingkan dengan memberi ikan. Ungkapan "Berikan kail, bukan ikan!" Itu jika kita berada dalam posisi sebagai 'sang pemberi'. Seandainya anda diposisi 'yang diberi', tentu pilihan kita menjadi bias dan sedikit gengsi  (Eng: prestige, put on airs, esteem, respect, prestige). Saya justru ingin anda menawari opsi (BM: opsyen, pilihan) lain:


Diantara sepotong roti dan sepercik api.

Mana yang akan anda pilih: roti atau api?


APA KEPUTUSAN ANDA?
    Saya tidak akan mencampuri keputusan anda. Namun, sebelum saya membahas lebih lanjut, tentukan pilihan anda: roti atau api? Itu penting bagi anda, karena dalam sejarah umat manusia; ada seorang Nabi besar yang "berurusan dengan roti dan api". Anda ingat siapa orang itu? Ya, dia adalah Nabi Musa alaihissalam.
    Di zaman ketika dia dilahirkan, pembaca bintang meramalkan bahwa Firaun akan dikalahkan oleh bayi laki-laki yang dilahirkan di Bani Israil. Oleh karena itu, Firaun memerintahkan untuk membunuh semua bayi lelaki yang lahir. Sedangkan isteri Firaun, menemukan bayi yang tampan dan segera menyembunyikannya karena tertarik dan agar tak dibunuh Firaun.

    Tentu ketika melihat bayi itu, Firaun memaksa untuk membunuhnya, tapi sang ratu tentu keberatan.

    Sehingga, akhirnya mereka bersepakat untuk melakukan ujian. Dihadapan sang bayi disediakan dua pilihan; roti dan api (terdengar aneh memang). Jika bayi itu memilih api, maka dia akan diij(z)inkan untuk hidup. Tetapi, jika dia memilih roti, maka dia harus mati! (Lihat Nota 1, pengkisahan alternatif pada kisah Firaun, Musa alaihissalam, dan AsIyah)

    Nah, sekarang perhatikan kembali pilihan anda tadi ....